Energi di Singapura
Singapura bergantung pada impor energi, tetapi terus maju dalam energi terbarukan, impor listrik regional, dan efisiensi bangunan yang kuat.
- Skor
- 85/100
- Tahun data
- 2025
- Terakhir diperbarui
- 16 Mei 2026
Indikator
| Indikator | Nilai | Keterangan |
|---|---|---|
| Kesiapan energi | 85/100 | Kapasitas jaringan listrik dan kebijakan yang kuat, dengan ketergantungan impor yang membentuk strateginya. |
| Pengungkit transisi utama | Impor dan efisiensi | Impor listrik bersih regional dan efisiensi bangunan menjadi hal yang sentral. |
| Pemicu tekanan iklim | Panas | Panas yang berkepanjangan membentuk kebutuhan pendinginan dan strategi bangunan. |
Rincian
| Metrik | Nilai | Konteks |
|---|---|---|
| Kesiapan energi | 85/100 | Diversifikasi dan efisiensi menjadi pengungkit utama. |
| Pengungkit transisi utama | Impor dan efisiensi | Keterbatasan luas daratan membatasi pembangkitan di darat semata. |
| Pemicu tekanan iklim | Panas | Kebutuhan pendinginan menjadi pendorong struktural konsumsi energi. |
Metodologi
Penilaian kesiapan energi menimbang ketahanan jaringan listrik, strategi transisi, dan adaptasi. Jaringan listrik Singapura tangguh; transisinya bertumpu pada impor dan efisiensi.
Sumber data: nasa-power, ipcc-urban, iea-cities.